October 24, 2007

urbancraft

urbanfurniture as city identity

Sebuah usaha mencari furniture kota yang bisa mengangkat jati diri dan identitas kota. Penyeragaman dan modernisasi bentuk dan ornamen desain furniture kota seringkali meningalkan identitas kota sehingga menjadi sama dengan kota lain di dunia. Setiap daerah dan masing-masing kota di dunia berusaha mencari identitas kotanya untuk bisa menjadi kota yang memiliki kenangan sehingga bisa dikenal dan diingat.

Indonesia, khususnya kota besar Jakarta memiliki sebuah keunggulan dibandingkan kota lain di dunia karena keragaman hasil budaya yang unik dari tangan manusia seperti batik dan kerajinan pahat yang hampir dimiliki setiap daerah propinsi. Ketika Negara lain mulai mengakui batik sebagai hasil budayanya, Indonesia bisa bertahan karena Batik tersebar dan berlimpah menjadi kekayaan yang tidak ternilai.

Seni Batik disini digabung kedalam seni pahat sehingga menjadi suatu kerajinan baru yang mencerminkan tingginya seni budaya manusia Indonesia. Sebuah asimilasi kultur seni lokal yang berbeda dalam satu Seni baru. Dibandingkan kecenderungan perpaduan lokal dan global, desain ini menunjukkan kreatifitas tinggi sebuah perpaduan tata busana dan pahat lokal sebagai cara unik menuju isu
global.

urbancraft2.JPG.jpg

Tantangan desain dalam furniture kota adalah keserasian dan kontekstual terhadap tempat. Studi kasus kota Jakarta, dengan tumbuhnya kesadaran berjalan kaki dan meningkatnya lebar dan jumlah trotoar untuk pedestrian, maka perlu direncanakan sebuah tempat-tempat berhenti untuk beristirahat dan tempat untuk menikmati ruang kota itu sendiri dari sebuah tempat duduk sederhana.

Pedestrian Shelter ini ditujukan bagi pengguna jalan yang ada disekitarnya. Sebuah motif batik terpahat dalam beton pracetak putih sehingga memudahkan dalam pembuatannya dan menjamin keakuratan dan jumlah material yang dibutuhkan.

Secara arsitektural, desain ini menyatu dengan kota, tidak menjadi kontras, justru menjadi konteks dan mudah dilihat. Batik yang terpahat dalam Pedestran shelter ini, kemudian bisa menjadi daya tarik sederhana yang mengingatkan para pelancong, ataupun masyarakat terhadap kekayaan kita, serta meningkatkan identitas kota, khususnya jalan itu sendiri. Batik yang kemudian bisa dikembangkan polanya ini, terpahat dan memberikan efek bayangan yang menarik sehingga pengguna yang berada didalamnya dapat merasakan batik itu dalam ruang yang sederhana, Seni tata busana batik yang meruang.

urbancraft1.JPG.jpg

Paskalis Khrisno Ayodyantoro